ASOHI JADI NARASUMBER SEMINAR CEGAH AMR FAO PDF Print E-mail
Written by sekretariat   
Wednesday, 29 May 2019 11:04
JAKARTA, Rabu 8 Mei 2019. Bertempat di Gedung Menara 165 Jl. TB Simatupang. Masyarakat diimbau cerdas menggunakan antibiotik untuk mencegah bahaya antimicrobial resistance (AMR/resistensi antimikroba). Hal itu harus dilakukan dengan menggunakan pendekatan one health yang bersifat multisektor dan melibatkan banyak pihak.
 
"Semua aktor mulai peternakan hingga konsumen, dan dari fasilitas kesehatan ke lingkungan, terlibat dalam kampanye dan penggunaan antibiotik yang bertanggung jawab," ujar PB PDHI Tri Satya Putri Naipospos, dalam seminar "Peningkatan Kesadaran tentang Pencegahan dan Pengendalian Resistensi Antimikroba untuk Dokter Hewan Technical Service".
 
Penggunaan antimikroba yang bijak dan bertanggung jawab harus dipahami oleh semua orang yang terlibat dalam sektor peternakan. Termasuk dokter hewan yang bekerja di berbagai sektor seperti praktisi, perwakilan dari sektor swasta, terutama perusahaan obat-obatan hewan dan pabrik pakan. 
 
Anggota Komite Pengendali Resistensi Antimikroba (KPRA) Kemenkes Hari Parathon menegaskan pentingnya penggunaan antibiotik yang bijak. Hal ini dijelaskannya dapat membantu mencegah dan mengurangi laju AMR sehingga di masa yang akan datang masyarakat masih dapat menggunakan antibiotik. 
 
Sementara itu Drh Irawati Fari Ketua Umum ASOHI dalam paparannya menjelaskan, peran petugas lapangan dalam memastikan pemberian obat yang tepat dan bijak. "Kami selalu mendukung Pemerintah dalam implementasi berbagai peraturan, seperti peraturan terkait pelarangan penggunaan antibiotik untuk imbuhan pakan, juga petunjuk teknis untuk medicated feed," ungkap Irawati.
 
Mengakhiri pertemuan Ria berharap paparannya dapat meningkatkan kesadaran dokter hewan technical service tentang penggunaan antimikroba yang bijak dan bertanggung jawab. Kemudian mempromosikan kesadaran, kepedulian, dan tanggung jawab profesi dokter hewan tentang penggunaan antimikroba yang bijak dan bertanggung jawab di sektor peternakan dan kesehatan hewan. Terakhir, mendorong dokter hewan untuk menjadi agen perubahan pada penggunaan antimikroba yang bijak dan bertanggung jawab di tingkat peternakan dapat tercapai. (AF)
 

Ruang Iklan

Kurs IDR

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Sentra Download ASOHI

Calculator

more...

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday243
mod_vvisit_counterYesterday269
mod_vvisit_counterThis week824
mod_vvisit_counterThis month4201
mod_vvisit_counterAll1988590